Ratusan Petugas PLN di Maluku dan Malut Siaga Amankan Listrik saat Pilkada dan Nataru
TERNATE, iNews.id – Sebanyak 495 petugas PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) disiagakan untuk mengamankan pasokan listrik saat Pilkada, Natal dan tahun baru (Nataru). Ada empat kabupaten di Maluku dan delapan di Maluku Utara (Malut) yang menyelenggarakan pilkada.
"Begitu pun 2.580 petugas untuk menjaga pemasokan listrik 10 hari sebelum Natal hingga 10 hari setelah Tahun Baru 2021, tentunya juga berpedoman pada protokol kesehatan," kata Senior Manager Teknik PLN UIW MMU, Pedi Sumanto, Selasa (8/12/2020).
Menurut dia, PLN UIW MMU juga memastikan ketersediaan pemasokan listrik saat Pilkada serentak maupun Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dipastikan aman. Sebagai contoh untuk di sistem Ambon, ternyata daya mampu saat ini mencapai 99,34 MW dengan beban puncak 54,50 MW. Dengan demikian daya yang tersedia cukup karena terdapat cadangan daya sebesar 44,84 MW.
Sistem Ternate-Tidore, daya mampu mencapai 52,50 MW dengan beban puncak sebesar 34,78 MW. Terdapat cadangan daya sebesar 17,72 MW.
Dia menambahkan, PLN juga menyiapkan 12 genset berkapasitas 5 kW hingga 100 kW yang disiapkan di lokasi pelaksanaan Pilkada serentak di Maluku dan Malut. Sedangkan untuk Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, PLN menyiapkan 33 genset berkapasitas 2 kW hingga 100 kW.
“Genset disiapkan di lokasi pelaksanaan ibadah Natal dan Tahun baru di Maluku dan Malut,” katanya.
Adapun untuk kegiatan pemeliharaan listrik yang berdampak padam ditiadakan selama menjelang Natal dan Tahun Baru. Namun pemeliharaan rutin seperti inspeksi jaringan, perabasan pohon dan perbaikan konstruksi jaringan distribusi tetap dilakukan untuk menjaga keamanan dan kehandalan pelayanan kepada pelanggan PLN.
"Kami juga mengimbau seluruh pelanggan jasa pengguna listrik untuk dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau pun posko-posko siaga di kantor PLN terdekat apabila terdapat gangguan kelistrikan yang mungkin dialami," kata Pedi.
Editor: Umaya Khusniah