Ratusan Hewan Dilindungi Dilepasliarkan di Maluku, Hasil Sitaan di 3 Provinsi di Indonesia

Antara ยท Kamis, 13 Agustus 2020 - 10:28 WIT
Ratusan Hewan Dilindungi Dilepasliarkan di Maluku, Hasil Sitaan di 3 Provinsi di Indonesia
Petugas membawa burung hasil sitaan di Ambon, Rabu (12/8/2020). (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Sebanyak 75 ekor burung dan 69 ekor reptil dilepasliarkan ke wilayah sebaran habitat di Provinsi Maluku, Rabu (12/8/2020). Semua hewan tersebut merupakan hasil sitaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) di tiga daerah.

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Indra Exploitasia mengatakan, ratusan ekor satwa dilindungi itu merupakan hasil sitaan petugas BBKSDA Sumatera Utara, BBKSDA Jawa Timur dan BKSDA DKI Jakarta.

"Sesuai dengan prosedur yang ada, untuk jenis satwa burung telah dilakukan pengujian penyakit Avian Influenza dan penyakit lainnya yang bersifat zoonotic," katanya, Rabu (12/8/2020).

Satwa yang dilepasliarkan teridir atas jenis Kakatua Putih tiga ekor, Kakatua Tanimbar dua ekor, Kakatua Maluku 25 ekor, Nuri Bayan 19 ekor, Nuri Maluku 16 ekor, Nuri Sayap Hitam 1 ekor, Kasturi Ternate 5 ekor dan Perkici Pelangi 4 ekor. Sementara untuk reptil terdiri atas jenis Soa Layar 27 ekor dan Kadal Lidah Biru 42 ekor.

Untuk teknis pelepasliaran, satwa hasil sitaan dari BBKSDA Sumatera Utara diterbangkan ke Maluku menggunakan pesawat Garuda Indonesia (GA 193). Pesawat berangkat dari Medan dan transit di Jakarta.

Belasan satwa burung diperiksa kesehatannya di terminal kargo oleh dokter hewan dari BKSDA DKI Jakarta. Selanjutnya bersama satwa sitaan yang dititipkan di Pusat Penyematan Satwa (PPS) Tegalalur sebanyak 86 satwa reptil dan aves, diterbangkan ke Ambon menggunakan pesawat Garuda Indonesia (GA 646).

Sementara 44 ekor satwa burung asal Maluku hasil sitaan BBKSDA Jawa Timur juga diterbangkan ke Ambon menggunakan pesawat Lion Air (JT 0786). Seluruh satwa yang diangkut ditempatkan di dalam kandang transport sesuai dengan standar penerbangan (IATA).

Setibanya di Bandara Internasional Pattimura Ambon, petugas Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Ambon dan petugas BKSDA Maluku langsung melakukan pengecekan kondisi kesehatan satwa.


Editor : Umaya Khusniah