Puluhan Pelanggar Kamtibmas di Malut Diamankan dalam 2 Pekan

Antara ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 19:05 WIB
Puluhan Pelanggar Kamtibmas di Malut Diamankan dalam 2 Pekan
Kabidhumas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan, S.Ik, MH dan KBO Dit Binmas Polda Malut, Kompol Andik Hermawan. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id – Sebanyak 24 orang pemuda pelaku miras dan 25 pemuda-pemudi diduga melakukan prostitusi diamankan aparat Polda Maluku Utara (Malut). Mereka terjaring dalam Operasi Bina Kusuma II Kie Raha 2020.

"Para pelaku prostitusi dan barang bukti diamankan ke Mapolda untuk dilakukan pendataan identitas diri. Selanjutnya dibuatkan surat pernyataan dan dibina melalui metode agama oleh Tim Gerak Revolusi Mental (TGRM) di Polres Ternate," kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan, di Ternate, Rabu (22/7/2020).

Kegiatan ini digelar sejak 6 hingga 20 Juli 2020 dan melibatkan 22 personel. Operasi Bina Kusuma II Kie Raha 2020 dilaksanakan berdasarkan surat perintah Kapolda Maluku Utara nomor Sprin/508/VI/OPS.4.5./2020 tertanggal 26 Juni 2020.

Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan Cap Tikus dua galon dan enam botol, 281 kantong plastik, sageru 60 liter, dua botol bir putih, bir hitam satu botol dan satu toples cap rendaman akar.

Direktorat Binmas Polda Malut juga menjalin koordinasi dengan para pengelola hotel/penginapan agar selalu memberi informasi kepada petugas terkait dugaan adanya peredaran barang ilegal dan penyakit masyarakat lainnya.

“Kegiatan operasi bertujuan meminimalisir potensi terjadinya tindak kriminal/kejahatan yang dilakukan oleh preman serta adanya penyakit masyarakat lainya ditengah wabah Covid-19 serta memberikan imbauan kepada setiap komponen masyarakat untuk selalu waspada terkait penularan virus corona dengan melaksanakan kegiatan berupa pembinaan dan penyuluhan,” katanya.

Selain itu, operasi ini juga sebagai upaya mencegah dan menangkal aksi-aksi premanisme seperti penjarahan, pembegalan, pencurian serta penyakit masyarakat lainya. Karena tindakan-tindakan tersebut pada gilirannya dapat menimbulkan gangguan terhadap stabilitas kamtibmas.

"Kami berharap operasi ini memberikan dampak positif terhadap lingkungan, termasuk peningkatan citra Polri di mata masyarakat agar mendukung tugas-tugas kepolisian," kata Adip.


Editor : Umaya Khusniah