PSBB di Ambon, 1.343 Warga Urus Surat Keterangan Keluar-Masuk

Antara ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 06:33 WIB
PSBB di Ambon, 1.343 Warga Urus Surat Keterangan Keluar-Masuk
Posko pengurusan SKKM selama PSBB Ambon. (Antara)

AMBON, iNews.id - Sebanyak 1.343 pelaku perjalanan telah mengurus Surat Keterangan Keluar Masuk (SKKM). SKKM dibutuhkan bagi pelaku perjalanan sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon.

"Hingga sore ini sebanyak 1.343 pelaku perjalanan telah mengurus surat keterangan keluar masuk kota Ambon di posko utama operasi PSBB, " kata Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon, Joy Reiner Adriaansz, Rabu (24/6/2020) malam.

Dia menambahkan, dari 1.343 yang telah menyerahkan dokumen itu, sebanyak 867 berkas diterima, 321 ditolak dan 108 sementara masih dalam proses verifikasi.

"Sebagian besar surat yang masuk di posko dan yang disetujui karena alasan perjalanan untuk kepentingan yang mendesak dan penting, termasuk kepentingan kegiatan kedinasan penanganan Covid-19," katanya.

Sementara perjalanan yang sifatnya urusan keluarga untuk mengunjungi keluarga dan sifatnya tidak terlalu penting dan mendesak, tidak disetujui.

Dia menjelaskan, persyaratan pengurusan surat keterangan keluar masuk Ambon yakni e-KTP, SKKM, dan surat keterangan tes cepat nonreaktif yang dikeluarkan rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang terakreditasi.

Waktu berlaku SKKM kota Ambon yakni hingga berakhirnya penerapan PSBB pada 5 Juli 2019.

"Lewat dari 5 Juli 2028, surat keterangan tidak berlaku lagi, tujuan perjalanan yang terbanyak yakni Makassar, Namlea, Piru, Masohi dan Jakarta, " ujarnya.


Editor : Reza Yunanto