Penyaluran Bansos Bermasalah di Ternate Bermasalah, Banyak Tidak Tepat Sasaran

Antara ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 15:14 WIB
Penyaluran Bansos Bermasalah di Ternate Bermasalah, Banyak Tidak Tepat Sasaran
Ilustrasi dana bansos. (Foto: Istimewa)

TERNATE, iNews.id – Banyak warga mengadu ke Dinas Sosial Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) terkait penyaluran bantuan sosial (bansos). Mereka mengadu karena menduga banyak penyelewengan terkait penyaluran bantuan, salah satunya tidak tepat sasaran.

Salah satu warga yang mengadu yakni Musa, asal Kelurahan Makassar Barat, Kota Ternate. Menurutnya, salah satu penyelewengan bansos yakni nama yang tercantum dalam daftar justru tidak menerima. Sementara yang tidak terdaftar, justru menerima bantuan.

Dia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan. Selain diketahui oleh lurah, seharusnya petugas dinas sosial juga ikut bertanggung jawab dalam penyaluran.

“Sebab, di lapangan, yang berhak menerima seharusnya orang tua yang tidak mampu, janda maupun para pengendara ojek, namun justru tidak tercantum dalam daftar. Sementara orang yang memiliki kemampuan seperti memiliki toko malah dapat bansos,” katanya.

Dia menduga, ada pilih kasih dari para petugas di kelurahan. Maka dari itu, dia berharap dalam penyaluran bansos, sebaiknya petugas dari dinas sosial juga berada di lokasi.

“Jadi tidak hanya menyerahkan kepada lurah dan membuat berita acara,” katanya.

Sementara itu, Pemkot Ternate menyatakan, telah menyalurkan bantuan bahan pokok kepada 15.000 lebih Kepala Keluarga (KK). Bantuan tersebut diantar langsung ke setiap rumah yang telah terdata.

Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman mengatakan, bantuan telah disalurkan ke seluruh kecamatan dan melibatkan Tim Gugus Tugas Covid-19 dan TNI/Polri. Penyerahan secara langsung ini untuk menghindari kerumunan dari para penerima bantuan.

Penerima bansos ini diprioritaskan bagi mereka yang belum menerima bantuan baik Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT). Mereka di antaranya tukang ojek, supir angkot, pekerja restoran, dan pekerja XXI Jatiland Mall Ternate.

"Saya meminta kepada warga yang namanya tercecer dan tidak menerima bantuan agar melaporkan ke kelurahan atau posko satgas dan jangan dipolemikkan. Sehingga nantinya bantuan itu bisa didistribusikan sesuai penerimanya," katanya.


Editor : Umaya Khusniah