Pengedar Ganja di Ambon Divonis 9 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Antara ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 23:36 WIT
Pengedar Ganja di Ambon Divonis 9 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
ilustrasi ganja. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Seorang laki-laki di Ambon, Maluku divonis Sembilan tahun penjara karena kepemilikian ganja sebanyak 251 paket. Dia dijatuhi hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Selasa (7/7/2020).

Baharudin Djourongan tak hanya dijatuhi hukuman penjara namun juga membayar denda denda sebesar Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan menjatuhkan hukuman penjara selama sembilan tahun," kata Ketua Majelis Hakim, Ronny Felix Wuisan yang didampingi Jean Tulak dan Esau Yarisetou selaku hakim anggota.

Hal yang memberatkan terdakwa dihukum penjara maupun denda yakni tidak mendukung program pemerintah dalam mencegah dan memberantas peredaran narkotika. Sedangkan yang meringankan yakni terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya serta belum pernah dihukum.

Keputusan majelis hakim PN Ambon lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Maluku, Senia Pentury. Dia meminta terdakwa dijatuhi vonis 10 tahun penjara.

Atas putusan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya Alfred Tutupary dari LBH Humanum Maluku menyatakan banding. Keputusan ini belum memiliki kekuatan hukum tetap dan mengikat.

Sebelumnya, Baharudin ditangkap Senin, (20/1/2020) sekitar pukul 15.30 WIT di rumahnya Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah.

Terdakwa mengaku mendapatkan barang bukti narkotika berupa 251 paket ganja dari seorang temannya bernama Amar Lestaluhu. Teman tersebut menitipkan barang haram tersebut kepadanya.

Sebelum ditangkap, terdakwa sempat menjual dua paket ganja yang dikemas dalam plastik klem bening. Sementara sisanya 251 paket dikemas dalam sebuah dos coklat yang bertuliskan ZTE dan disimpan dalam kamar.


Editor : Umaya Khusniah