Penanganan Covid-19 Maluku Telan Dana Rp58 Miliar, telah Diaudit Internal oleh BPK

Antara ยท Kamis, 17 September 2020 - 10:22 WIT
Penanganan Covid-19 Maluku Telan Dana Rp58 Miliar, telah Diaudit Internal oleh BPK
Ilustrasi anggaran. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Penanganan Covid-19 di Maluku telah menelan dana Rp58 miliar dari total anggaran yang dipersiapkan mencapai Rp122 miliar. Pengelolaan dan pemanfaatan anggaran tersebut telah diaudit secara internal oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku.

"Penggunaan seluruh anggaran ini sangat akuntabel dan sesuai dengan skala prioritas penanganan Covid-19 di Maluku," kata Sekda Maluku, Kasrul Selang, Rabu (16/9/2020).

Dari Rp58 miliar tersebut, Rp41 miliar di antaranya untuk tugas penanganan pandemi yang dilakukan oleh Gugus Tugas Pecepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Maluku. Sedangkan Rp17 miliar diserahkan sebagai dana bantuan penanganan untuk sembilan kabupaten dan dua kota.

Dana Rp41 miliar yang digunakan GTPP Covid-19 Maluku, banyak dimanfaatkan untuk pembelian peralatan yang dibutuhkan terutama alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis di rumah sakit rujukan Covid-19, fasilitas dan peralatan untuk tes cepat, tes usap (swap) maupun tes cepat molekuler (TCM).

Kasrul yang juga merupakan Ketua Pelaksana Harian GTPP Covid-19 Maluku mengatakan, audit internal sudah dilakukan sejak 14-28 28 September 2020. Audit internal yang dilakukan di antaranya menyangkut laporan keuangan, kinerja serta audit dengan tujuan tertentu (DTT).

"Yang diaudit itu seperti administrasi penggunaan anggaran, laporan kinerja seperti ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) dengan perkembangan kasus, kemampuan menangani kasus serta transparansi penggunaan anggaran," katanya.

Dia mengaku tetap mengutamakan transparansi penggunaan anggaran sesuai dengan skala prioritas. Sehingga dalam prmanfaatannya tidak menimbulkan keraguan masyarakat.


Editor : Umaya Khusniah