Pasien Sembuh Covid-19 di Malut Naik 21 Orang Jadi 289, Positif Naik Jadi 1.455

Umaya Khusniah ยท Senin, 27 Juli 2020 - 17:18 WIB
Pasien Sembuh Covid-19 di Malut Naik 21 Orang Jadi 289, Positif Naik Jadi 1.455
Virus corona. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Provinsi Maluku Utara (Malut) bertambah 21 orang, Senin (27/7/2020). Penambahan pasien sembuh hari ini lebih tinggi dari kasus baru Covid-19 sebanyak 14 orang.

Total kumulatif pasien Covid-19 yang sembuh di Malut kini menjadi 289 orang dari sebelumnya 268 orang. Data ini berdasarkan Laporan Media Harian Covid-19 yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Senin (27/7/2020), hingga pukul 12.00 WIB.

Provinsi dengan penambahan pasien sembuh dari Covid-19 terbanyak di Indonesia ditempati Provinsi Jawa Barat berjumlah 406 orang dan terbanyak kedua Jawa Timur 362 orang. Urutan ke-3 Sulawesi Selatan sebanyak 132 orang.

Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Malut juga terus bertambah sehingga total kumulatif kini 1.455 orang dari sebelumnya 1.441 orang. Penambahan pasien Covid-19 di Malut berada di urutan ke-17 di Indonesia. Provinsi dengan penambahan kasus baru terbanyak DKI Jakarta berjumlah 467 orang. Jawa Timur berada di urutan kedua tertinggi sebanyak 273 orang dan ketiga Provinsi Jawa Tengah 210 orang.

Pasien Covid-19 yang meninggal di Malut juga bertambah satu orang hari ini. Total kumulatif kasus kematian pasien corona kini sebanyak 46 orang dari sebelumnya 45 orang.

Secara nasional, pasien positif Covid-19 di Indonesia kini menembus 100.303 orang. Ada penambahan 1.525 kasus hari ini, Senin (27/7/2020).

Data itu ditampilkan di situs covid19.go.id. Dari jumlah itu 37.992 pasien masih dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri. "Jumlah positif masih dalam perawatan 37,2 persen," tulis Satgas Covid-19.

Sementara pasien yang sembuh dari Covid-19 hari ini bertambah 1.518 orang. Jumlah pasien sembuh di Indonesia kini menjadi 58.173 orang.

Pasien Covid-19 juga meninggal sebanyak 57 orang. Jumlah pasien meninggal di Indonesia menjadi 4.838 orang.


Editor : Maria Christina