Pascagempa Bermagnitudo 7,1 di Sulut dan Maluku Utara, BMKG Minta Warga Waspadai Guncangan Susulan

Ilma De Sabrini ยท Jumat, 15 November 2019 - 07:05 WIB
Pascagempa Bermagnitudo 7,1 di Sulut dan Maluku Utara, BMKG Minta Warga Waspadai Guncangan Susulan
Petugas BMKG memantau aktivitas gempa bumi. (Foto: Dok iNews).

TERNATE, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempa bermagnitudo 7,1 mengguncang Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Jumat (15/11/2019) dini hari. Namun masyarakat diminta tetap waspada potensi gempa susulan.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 01.45 WIB. Masyarakat yang sebelumnya sempat mengungsi diimbau dapat kembali ke rumah masing-masing.

"Namun masyarakat harus tetap waspada terhadap gempa bumi susulan," kata dia dalam keterangan pers yang diterima iNews.id di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat pagi.

Hingga dini hari tadi, kata dia, hasil monitoring BMKG mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock, sebanyak 28 kali, dengan magnitudo terbesar 5,9 dan terkecil 3,2.

"Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar dia.

Sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara, Kamis (14/11/2019) pukul 23.17 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 1,67 lintang utara dan 126,39 bujur timur, tepatnya 134 kilometer arah Barat Laut Kota Jailolo, kedalaman 73 km.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal