Miliki Ratusan Gram Ganja Kering, Pengedar Narkoba di Ambon Dituntut 10 Tahun Penjara

Antara ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 11:31 WIB
Miliki Ratusan Gram Ganja Kering, Pengedar Narkoba di Ambon Dituntut 10 Tahun Penjara
Sidang online pengedar ganja di Ambon, Maluku, Selasa . (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Seorang pengedar ganja kering di Ambon, Maluku dituntut hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan. Pelaku memiliki, menyimpan, dan menjual narkotika dengan barang bukti 249 paket ganja seberat 250,42 gram.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa (23/6/2020), Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sechretchil Pentury menuntut Baharudin Jouronga (25) karena melanggar Pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," katanya.

Tuntutan jaksa disampaikan dalam persidangan online dipimpin Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon, Ronny Felix Wuisan. Dia didampingi Jane Tulak dan Esau Yarisetou selaku hakim anggota.

Hal yang memberatkan terdakwa yakni karena tidak mendukung program pemerintah dalam mencegah dan memberantas peredaran narkotika. Sedangkan yang meringankan yakni terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya serta belum pernah dihukum.

Majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembelaan penasihat terdakwa, Alfred Tutupary dari Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Humanum Maluku.

Sebelumnya, terdakwa Baharudin Jouronga alias Brek secara tanpa hak dan melawan hukum membawa, menyimpan, atau menjadi perantara jual-beli narkotika golongan satu jenis ganja. Dia ditangkap pada Senin, (22/1/2002) sekitar pukul 15.30 WIT di rumahnya Desa Tulehu.

Polisi awalnya mendapatkan informasi tersebut dan langsung mendatangi rumah terdakwa dan menanyakan identitas terdakwa. Dia juga mengakuinya pada pagi hari telah menjual ganja kepada seorang laki-laki yang tidak dia kenalnya.

Polisi menemukan barang bukti berupa 249 paket ganja ukuran kecil yang dikemas dalam plastik putih bening. Barang tersebut disimpan dalam kotak berwarna cokelat dengan total 250,42 gram.


Editor : Umaya Khusniah