Mendekati Lebaran, Harga Bawang Merah di Ambon Merangkak Naik

Antara ยท Jumat, 15 Mei 2020 - 15:17 WIT
Mendekati Lebaran, Harga Bawang Merah di Ambon Merangkak Naik
Ilustrasi bawang merah. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Harga bawang merah di Ambon, Maluku mulai merangkak naik mendekati Hari Raya Idul Fitri. Sementara harga bawang putih terpantau stabil.

Seperti di Pasar Tradisional Mardika dan Batu Merah Ambon, Jumat (15/5/2020). Harga bawang merah kini dijual dari harga Rp50.000 hingga Rp55.000 dari harga sebelumnya Rp48.000 per kilogram.

"Perbedaan harga ini tergantung pada kondisi dan kualitas bawang," kata Yunit, salah satu pedagang di Pasar Lama Ambon.

Sedangkan harga bawang putih masih normal di kisaran Rp40.000 per kilogram. Beberapa penjual bahkan bisa menjualnya seharga Rp36.000 per kilogram.

"Kalau ada kapal yang masuk, sudah pasti harga akan bergerak turun. Tetapi kalau tidak, harga akan tetap atau bergerak naik," kata Yunit.

Keterangan yang sama juga disampaikan, Dullah, pedagang di Pasar Batu Merah. Dia mengatakan harga bawang merah memang sedikit bergerak naik, sedangkan bawang putih masih tetap stabil.

"Kita tidak tahu persis apakah menjelang hari raya nanti harga bawang merah bisa bergerak turun atau terjadi kenaikan, minimal harga bisa rata-rata dengan bawang putih," ujarnya.

Sementara itu, untuk harga pangan lain, seperti cabai merah biasa, juga sedikit bergerak naik. Awalnya pedagang menjualnya seharga Rp25.000 tapi kini menjadi Rp30.000 per kilogram.

Sedangkan harga cabai keriting panjang, justru turun dari Rp20.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.

Salah satu pedagang di Pasar Mardika, Rustam mengatakan, stok cabai merah biasa maupun keriting panjang telah mencukupi. Arus pasokan dari sentra produksi lancar, terutama dari desa-desa di Pulau Ambon yang selama ini dijadikan lahan penghasil cabai.

Seorang pembeli, Illa berharap, agar harga ini stabil hingga Lebaran nanti. Biasanya, harga kebutuhan bahan pangan akan berubah menjelang hari raya keagamaan.

"Perubahan harga menjelang hari raya keagamaan selalu terjadi dari tahun ke tahun," katanya.


Editor : Umaya Khusniah