Mantan Bupati Buru Selatan Berkali-kali Ditegur Hakim, Ternyata Ini Penyebabnya

Antara ยท Kamis, 23 Juni 2022 - 21:30:00 WIT
Mantan Bupati Buru Selatan Berkali-kali Ditegur Hakim, Ternyata Ini Penyebabnya
Mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa dihadirkan tim JPU KPK sebagai saksi atas terdakwa Ivana Queljoe. (23/6/2022). (Foto: Antara).

Dalam persidangan secara virtual tersebut, saksi juga mengaku tidak pernah meminta fee antara 7-8 persen dari nilai proyek hingga memanggil saksi Josep Wungan selaku pokja Dinas PUPR Bursel untuk mengatur dan memenangkan kontraktor tertentu saat lelang proyek.

Mendengar pengakuan saksi, majelis hakim membacakan keterangan saksi Josep Wungan dalam persidangan sebelumnya yang mengaku dipanggil Bupati Tagop ke ruangannya dan mengarahkan lelang proyek jalan dalam Kota Namrole dimenangkan terdakwa.

Tagop juga mengaku tidak pernah meminta fee dari kontraktor, dan kalau pun ada maka itu lewat proposal dan uangnya masuk ke rekening panitia, termasuk sejumlah bukti rekening koran atas nama Johny R. Kasman.

Transfer dana tersebut kemudian dicairkan Johny R. Kasman lalu diserahkan kepada saksi atau penyerahan uang Rp400 juta dari Ivana pada Februari dan Desember 2015 melalui ajudan saksi bernama Venty Hidayat Wael.

Tagop juga mengaku mengenal saksi Liem Sin Tiong yang merupakan kontraktor besar di Kabupaten Buru dan Bursel, dan mereka beberapa kali bertemu di rumah dan kantor Bupati Bursel yang baru tetapi bukan membicarakan masalah proyek.

"Tiong bilang ingin kerja dan saya katakan silakan mengikuti proses tendernya," ucap Tagop.

Dalam persidangan tersebut, JPU KPK juga menghadirkan saksi Andreas Intan alias Kim Pui yang dalam BAP menyetorkan Rp9 miliar ke rekening Johny R. Kasman.

Namun, saksi yang merupakan Direktur Utama PT. Beringin Dua ini beralasan uang tersebut digunakan untuk belanja barang di Jakarta.

Editor : Kurnia Illahi

Bagikan Artikel: