Mantan Bupati Buru Selatan Berkali-kali Ditegur Hakim, Ternyata Ini Penyebabnya

Antara · Kamis, 23 Juni 2022 - 21:30:00 WIT
Mantan Bupati Buru Selatan Berkali-kali Ditegur Hakim, Ternyata Ini Penyebabnya
Mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa dihadirkan tim JPU KPK sebagai saksi atas terdakwa Ivana Queljoe. (23/6/2022). (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Ambon berulang kali menegur mantan Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa. Teguran itu saat Tagop bersaksi untuk terdakwa Ivana Queljoe, Direktur PT. Vidi Cintra Kencana  dalam persidangan perkara korupsi Buru Selatan.

Tagop ditegur oleh majelis hakim agar tidak memberikan keterangan berbelit-belit. Majelis hakim mengingatkan, Tagop ancaman hukuman yang akan diterima jika memberikan keterangan palsu.

"Saudara dihadirkan sebagai saksi di bawah sumpah dan melakukan sumpah palsu ada ancaman hukumannya selama tujuh tahun penjara," ujar Ketua Majelis Hakim Tipikor, Nanang Zulkarnain Faizal didampingi Jenny Tulak dan Anthonius Sampe Sammine selaku hakim anggota, di Ambon, Kamis (23/6/2022).

Dalam BAP JPU KPK menyebutkan ada transfer dana dari terdakwa Ivana kepada saksi Tagop senilai Rp3,950 miliar melalui rekening Johny Rynhard Kasman dari tahun 2012-2017.

Dalam perkara tersebut, Tagop yang merupakan mantan Bupati Buru Selatan juga ditetapkan sebagai tersangka penerima gratifikasi, namun menjalani sidang terpisah.

Mengenai penegasan majelis hakim tentang memberikan kesaksian palsu di bawah sumpah terancam tujuh tahun penjara, Tagop mengatakan, kalau dirinya berani bersumpah dan kalau dilanggar berarti meninggal dunia atau berdosa.

Namun setiap pertanyaan yang dilontarkan tim JPU KPK Taufiq Ibnugroho, penasihat hukum terdakwa, maupun majelis hakim, selalu dijawab Tagop berbelit-belit dan melakukan bantahan.

Misalnya, saat saksi Tagop yang merupakan mantan Bupati Bursel dua periode ini menyatakan tidak mengenal terdakwa Ivana, bahkan mengaku tidak pernah menerima transfer uang dari yang bersangkutan melalui rekening Johny Rynhard Kasman (salah satu tersangka kasus itu).

Editor : Kurnia Illahi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: