Mantan Anggota DPRD Saumlakki Divonis 18 Bulan Penjara karena Kasus Pencemaran Nama Baik

Antara ยท Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:47 WIT
Mantan Anggota DPRD Saumlakki Divonis 18 Bulan Penjara karena Kasus Pencemaran Nama Baik
Ilustrasi vonis. (Foto: Istimewa)

SAUMLAKKI, iNews.id – Seorang anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar periode 2014-2019, Sony Hendra Ratissa, divonis hukuman penjara 18 bulan. Dia terbukti melakukan tindakan pencemaran nama baik Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Saumlakki, Sahriman Jayadi mengatakan, Ratissa terbukti melanggar Pasal 207 KUHP yakni sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan hukum yang ada di Indonesia.

"Sony dinyatakan terbukti bersalah melakukan pencemaran nama baik terhadap Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon pada 2018. Saat itu, Sony masih menjabat sebagai anggota DPRD setempat," katanya, Senin (10/8/2020).

Sebelumnya, Ratissa didakwa dengan tiga pasal yakni Pasal 311 ayat 1, Pasal 207 dan Pasal 310. Namun hakim menggunakan dakwaan alternatif yakni Pasal 207 karena ada sejumlah bukti persidangan.

Pengacara bupati, Kilyon Luturmas menyatakan, Ratissa mencemarkan nama baik Fatlolon di luar ruangan sidang yang disaksikan oleh tiga anggota DPRD saat itu. Ketiganya yakni Markus Atua, Paternus Bulurdity, dan Petrus Canisius Jaflaun.

Saat itu, Ratissa mengatakan jika Bupati Petrus Fatlolon berangkat bolak-balik Jakarta hasilnya nol. Pernyataan ini didengar ketiga saksi dan disampaikan kepada Fatlalon. Selanjutnya, bupati mengajukan laporan ke Polres Maluku Tenggara Barat.

Sementara terkait dengan hasil putusan yang dibacakan oleh hakim tunggal dalam persidangan tadi, tim kuasa hukum Ratissa, Andreas Mathias Go mengatakan akan mengajukan banding.

“Penasihat hukum mempunyai ruang untuk melakukan upaya hukum. Ini sudah kami tegaskan tadi bahwa kami akan melakukan upaya hukum banding" katanya.


Editor : Umaya Khusniah