Mahasiswa dan Pedagang Pasar Mardika Ambon Demo Tolak Perwali PKM

Antara ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 18:42 WIB
Mahasiswa dan Pedagang Pasar Mardika Ambon Demo Tolak Perwali PKM
Mahasiswa IAIN Ambon dan pedagang Pasar Mardika demo tolak Perwali PKM. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Maluku menggelar demo menolak Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 16 tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PMK), Selasa (16/6/2020). Mereka menilai perwali ini diskriminatif kepada pedagang kaki lima di Pasar Mardika.

Puluhan mahasiswa IAIN mendatangi Balai Kota Ambon sejak pukul 12.00 hingga 16.00 WIT. Sayang aksi ini berakhir ricuh lantaran diwarnai aksi lempar sayuran, botol air mineral di halaman Balai Kota Ambon

Demonstran menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk mencabut Perwali nomor 16 tahun 2020 tentang PKM. Selain itu, mereka juga meminta kejujuran atau keterbukaan Wali Kota Ambon bersama tim Gugus Tugas Covid-19 terkait jumlah pasien positif, beserta identitas dan surat keterangan hasil dari tim kesehatan.

"Hari ini kedua kalinya kami mahasiswa bersama pedagang mendatangi balai kota untuk meminta hasil evaluasi tuntutan yang dilakukan sejak Jumat (12/6/2020), " kata Koordinator lapangan aksi demo, Abdul Jihad Toisuta.

Tuntutan yang disampaikan sejak awal aksi tidak berubah yakni menolak perwali PKM,. Mereka menuntut kelonggaran waktu berjualan bagi para pedagang yakni 05.30 hingga 16.30 WIT.

"Kami datang meminta jawaban hasil evaluasi tuntutan yang disampaikan sebelumnya. Kami meminta waktu wali kota selaku pemimpin tertinggi di Ambon untuk bertemu dengan kami para mahasiswa dan para pedagang Pasar Mardika, " ujarnya.

Sayang tuntutan mereka bertemu Wali kota belum terpenuhi. Mereka yang kecewa lantas terlibat aksi dorong dengan petugas.

Massa juga melempari petugas dengan sayur dan botol air mineral. Selain itu, para mahasiswa juga melakukan salat Zuhur dan Asar bersama di halaman balai kota.

Mahasiswa menyatakan, bila tuntutan ini tak digubris, maka bersama pedagang pasar akan memboikot layanan usaha seperti Indomaret dan Alfamidi di kawasan Stain dan Kebun Cengkeh.


Editor : Umaya Khusniah