Kurangi Blank Spot, 35 BTS Akan Dibangun di Pulau Taliabu

Antara ยท Jumat, 20 November 2020 - 11:20:00 WIT
Kurangi Blank Spot, 35 BTS Akan Dibangun di Pulau Taliabu
Petugas tengah memasang BTS pada menara. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id - Sebanyak 35 tower Base Transceiver Station (BTS) atau jaringan telekomunikasi baru akan dibangun daerah terpencil seperti Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut). Pembangunan BTS oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi akan dimulai pada 2021.

"Pembangunan 35 tower BTS tersebut sebagai bentuk bantuan kementerian dan pihak bakti dalam meningkatkan kecepatan jaringan telekomunikasi maupun internet di wilayah Taliabu," kata Kepala Dinas Kominfo, Gafarudin, Kamis (19/11/2020).

Dia mengatakan, pembangunan ini melebihi target yang diajukan oleh pihak dinas kepada kementerian pada tahun 2020. Kabupaten Pulau Taliabu merupakan satu-satunya daerah di Provinsi Malut yang mendapat bantuan tersebut.

"Sesuai dengan hasil pertemuan di Makassar, Taliabu diberikan bantuan 35 unit BTS," katanya.

Menurut dia, untuk percepatan penyediaan BTS dan akses internet pada 35 lokasi di Pulau Taliabu, akan dilakukan survei oleh salah satu penyedia jasa yang ditunjuk oleh Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Kominfo. Dalam waktu dekat, mereka akan melakukan survei di beberapa desa yang telah diajukan pemda.

Namun sebelumnya, pihak Kominfo Pulau Taliabu akan melakukan pertemuan dengan pihak terkait dalam hal ini kepala desa untuk penempatan BTS tersebut. Rencana pembangunan BTS dan akses internet di 35 lokasi akan disebar kepada desa yang belum memiliki akses.

"Apalagi, rencana tower akan memakai teknologi terkini yakni ada 3 model, masing-masing akan tersambung dengan Kabel Fiber Optik. Jika tidak bisa akan menggunakan Teknologi Microwave. Bila hal ini juga tidak ditunjang maka akan digunakan BTS dengan menggunakan parabola," katanya.

Dia mengatakan, percepatan komunikasi merupakan target Pemkab Pulau Taliabu, untuk mengentaskan wilayah blank spot atau titik kosong signal komunikasi. Atas nama pemkab, dia berterima kasih kepada Kementerian Kominfo atas dukungan pembangunan BTS dan akses internet di kabupaten berjuluk Hemungsia sia dufu tersebut.

Gafarudin berharap dengan pembangunan BTS ini, dari tahun ke tahun, jumlah wilayah blank spot semakin berkurang. Bahkan seluruh desa diharapkan nantinya dapat menggunakan signal dengan mudah, sehingga dapat melancarkan komunikasi.

"Selain mendapatkan informasi dari luar daerah, kita juga bisa mengenalkan daerah kita dan memberikan informasi keluar daerah," katanya.

Editor : Umaya Khusniah