Kedapatan Bawa Merkuri Tanpa Izin, Pasutri di Ambon Diamankan Polisi

Antara ยท Kamis, 24 September 2020 - 10:23:00 WIT
Kedapatan Bawa Merkuri Tanpa Izin, Pasutri di Ambon Diamankan Polisi
Ilustrasi cairan merkuri. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Sepasang suami istri (pasutri) asal Ambon diamankan polisi karena kedapatan membawa 25 botol plastik berisi cairan merkuri tanpa izin resmi. Keduanya ditangkap di depan Mapolsek Leihitu.

LAL (40) dan WJ (42) warga Lorong SUPM Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon ini diringkus pada Minggu (20/9/2020) pukul 02.30 WIT. Mereka membawa 200 kilogram merkuri atau air raksa yang dikemas dalam 23 botol air mineral dan satu botol bekas oli dan satu botol bekas cairan pemutih pakaian.

Kapolresta Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Kombes Pol Leo SN Simatupang mengatakan, awalnya polisi menerima informasi jika pada Minggu (20/9/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 WIT, ada pasutri yang dicurigai membawa cairan merkuri atau air raksa. Mereka mengendarai mobil hitam kuning dengan nomor polisi DE 1241 AO.

"Mobil tersebut bergerak dari arah Dusun Waepula, Negeri Ureng menuju Kota Ambon dan melewati depan Mapolsek Leihitu," katanya, Rabu (23/9/2020).,

Setelah menerima informasi tersebut, Kapolsek Leihitu, Iptu Julkisno Kaisupy bersama personelnya melakukan pencegatan di depan mapolsek. Hasil interogasi diperoleh dari keterangan tersangka LAJ, cairan merkuri ini dibawa dari Pulau Seram.

"Rencananya akan dibawa menuju Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon," katany.

Selain mengamankan pasutri dan merkuri, bara bukti lainyang disita polisi berupa satu unit kendaraan roda empat.

Editor : Umaya Khusniah