Kapal Ikan Inkamina Terbakar di Perairan Tobelo, 12 ABK Berhasil Diselamatkan

Antara ยท Senin, 30 September 2019 - 12:53 WIT
Kapal Ikan Inkamina Terbakar di Perairan Tobelo, 12 ABK Berhasil Diselamatkan
Ilustrasi kapal terbakar. (Foto: Dok)

TERNATE, iNews.id – Kapal ikan Inkamina 779 terbakar di perairan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut). Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 12 orang anak buah kapal (ABK) kapal nelayan yang akan beroperasi di kawasan Loloda.

“Sebanyak 12 ABK yang berhasil dievakuasi pada 30 September 2019 sekitar pukul 03.40 WIT dalam kondisi selamat,” kata Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah di Ternate, Senin (30/9/2019).

Adapun data ke-12 ABK yakni, nahkoda Iwan Silakan (42), Kader Adam (43), Zakaria Astur (43), Zulfikar Kadir (19), dan masinis kapal, Musrin Gobel (57). Kemudian, Risnadi (34), Alaudin (62), Karman (34), Alfian (20), Nanang (40), Joni (45), dan Jainudin (53).

Arafah mengatakan, tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama unsur yang terlibat mengevakuasi seluruh ABK KM Inkamina 779 ke Pelabuhan Tobelo.

Dia menjelaskan, Basarnas Ternate Pos SAR Tobelo menerima laporan dari Petugas KPLP Tobelo mengenai kecelakaan kapal Inkamina di perairan Tobelo, Halut, Senin dini hari. Kapal berlayar dari spot memancing di perairan Loloda menuju Tobelo. Pada pukul 23.15 WIT, saat kapal berada ±9 Nm arah Utara Pulau Rarangane Tobelo, kapal terbakar dan terakhir terlihat terbawa arus hingga ke Galela.

SAR Tobelo dipimpin Dan Pos SAR Tobelo bergerak menuju lokasi kapal dengan menggunakan RIB 03 Tobelo. Senin dini hari pukul 00.38 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo tiba di lokasi.

“Tim mengevakuasi para ABK ke KM Inkamina 519 yang telah berada di lokasi, dari KM Inkamina 779 yang terbakar dan telah tenggelam,” ujarnya.

Setelah selesai evakuasi, Tim Rescue Pos SAR Tobelo beserta dengan KM Inkamina 519 bergerak menuju pelabuhan Perikanan Tobelo. Pukul 03.30 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Perikanan Tobelo untuk selanjutnya menyerahkan ke-12 ABK KM Inkamina 779 kepada pihak keluarga.


Editor : Maria Christina