Jumlah Permintaan Elpiji di Ambon Belum Berubah di Masa PSBB Transisi

Antara ยท Senin, 24 Agustus 2020 - 14:17:00 WIT
Jumlah Permintaan Elpiji di Ambon Belum Berubah di Masa PSBB Transisi
Tabung gas elpiji 3 kg. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Jumlah permintaan elpiji di Kota Ambon maupun beberapa daerah di Maluku belum menunjukkan perubahan berarti. Sebelumnya, terjadi penurunan permintaan elpiji sejak Covid-19 melanda.

Pimpinan PT Pemantik Sumber Pratama (PSP) Andre Talahatu, mengatakan, sejak pandemi Covid-19 melanda daerah ini pada April 2020, terjadi penurunan permintaan. Penurunan terutama dari perhotelan, restoran, dan pedagang jajanan yang menggunakan gerobak maupun mangkal di pinggir jalan.

"Kondisi ini belum berubah, sedangkan stok yang ada sekarang ini sebanyak 1.200 tabung lebih. Pemasokan dari Surabaya lancar," katanya Senin (24/8/2020).

Dia mengakui, turunnya permintaan gas merupakan dampak dari geliat perekonomian yang lesu. Masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan tempat usaha.

"Kami sungguh memahami kondisi dan situasi sekarang ini, di mana semua orang pasti merasa takut untuk bepergian keluar rumah dengan adanya pandemi Covid-19 ini," katanya.

Saat ini, stok elpiji cukup banyak. Bahkan sekarang ini sedang dilakukan pembongkaran di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sebanyak 1.137 tabung gas yang siap dipasarkan.

"Permintaan yang masih lancar dari konsumen rumah tangga. sedangkan dari perhotelan turun tajam," katanya.

Sementara permintaan dari restoran sudah mulai ada. Hal ini karena Kota Ambon sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berska Besar (PSBB ) transisi.

"Sehingga pedagang pinggir jalan belum semua beraktivitas karena kebanyakan pulang kampung," ujar Andre.


Editor : Umaya Khusniah