Imbas Pandemi Covid-19, Jumlah Permintaan Gas Elpiji di Ambon Turun

Antara ยท Senin, 12 Oktober 2020 - 15:09 WIT
Imbas Pandemi Covid-19, Jumlah Permintaan Gas Elpiji di Ambon Turun
Ilustrasi gas elpiji. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Jumlah permintaan gas elpiji di Kota Ambon, Maluku menurun karena pandemi Covid-19. Penurunan permintaan terjadi terutama dari perhotelan, restoran dan sejumlah pedagang makanan yang menggunakan gerobak di pinggir jalan.

"Permintaan dari konsumen yang menjadi langganan kami belakangan ini agak berkurang," kata Pimpinan PT Pemantik Sumber Pratama (PSP), Andre Talahatu, Senin (12/10/2020).

Dia mengatakan, banyak pelanggan masih memiliki stok gas elpiji. Misalnya, pedagang gerobak jajanan seperti bakso, soto mie dan lainnya, yang berjualan hanya sampai sore hari akibat Covid-19.

“Permintaan gas dari kelompok rumah tangga masih tetap normal dan yang paling terasa berkurang dari perhotelan,” katanya.

Meski demikian, restoran sudah mulai ada permintaan. Ini karena di Kota Ambon, ada hotel yang digunakan untuk penampungan pasien Covid-19 dan memerlukan makanan siap saji.

Sementara permintaan dari kabupaten lain seperti Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SSB) maupun Seram Bagian Timur (SBT) kurang begitu lancar.

Sementara jumlah persediaan gas elpiji saat ini cukup banyak. Di gudang, tercatat ada 2.000 tabung gas lebih, belum lagi pemasokan dari Surabaya tetap lancar.


Editor : Umaya Khusniah