IDI Ambon Akan Bagikan APD Lengkap untuk 9 Rumah Sakit

Antara ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 22:02 WIT
IDI Ambon Akan Bagikan APD Lengkap untuk 9 Rumah Sakit
llustrasi APD. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ambon, Maluku menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di sembilan rumah sakit. APD tersebut terdiri atas pakaian hazmat, masker bedah (surgical mask) dan masker N95.

"Sekarang yang sudah ada 800 hazmat, tapi kami akan membagikannya per kloter agar tidak tertumpuk di rumah sakit," kata dr Gilbert Tapilatu dari IDI Cabang Ambon, Selasa (12/5/2002).

Ada 20 potong pakaian hazmat yang akan disalurkan secara merata ke rumah sakit yang tersebar di Kota Ambon. Tujuannya agar bisa digunakan oleh para tenaga medis mereka.

Berdasarkan pemakaiannya, ada dua jenis pakaian hazmat yang dibagikan secara cuma-cuma. Pertama, hazmat yang reusable atau bisa digunakan berkali-kali dan kedua yakni yang pemakaiannya hanya bisa empat sampai lima kali.

"Nanti ada pembagiannya, kita belum atur, kalau yang reusable mungkin jumlahnya lebih sedikit. Sedangkan yang pemakaiannya bisa beberapa kali, empat sampai lima kali akan lebih banyak jumlahnya," katanya.

APD tersebut merupakan bantuan dari berbagai pihak melalui layanan donasi yang dibuka oleh IDI Cabang Ambon sejak akhir Maret 2020. Penyalurannya direncanakan berlangsung pada akhir pekan ini, dengan dikoordinasikan bersama Dinas Kesehatan Kota Ambon.

"Untuk masker, kita masih tunggu barangnya dikirim dari Jakarta. Dalam minggu ini baru sampai. Kita masih kekurangan masker N95 jadi kita masih melobi penyumbangnya" kata dr. Gilbert.

Dia menambahkan, tidak hanya rumah sakit, 20 puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) yang tersebar di Kota Ambon juga mendapatkan pakaian hazmat dan masker. Berbeda dengan rumah sakit, APD untuk puskesmas dan pustu telah dibagikan pada akhir pekan kemarin.

"Masalah ketersediaan ketersedian APD harus terus continue, karena memang tidak semuanya reusable. Misalnya sarung tangan dan masker hanya bisa sekali pakai," katanya.


Editor : Umaya Khusniah