Harga Sayur di Ambon Terpantau Normal, Hanya Sawi yang Mengalami Kenaikan

Antara ยท Senin, 20 Juli 2020 - 17:51 WIB
Harga Sayur di Ambon Terpantau Normal, Hanya Sawi yang Mengalami Kenaikan
Pedagang sayur di Pasar Mardika, Ambon. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Harga berbagai jenis sayuran hasil produksi petani lokal di pasar tradisional Kota Ambon, Maluku terpantau masih normal pada Senin (20/7/2020). Hanya harga sawi yang mengalami kenaikan dari Rp5.000 menjadi Rp7.000.

Seperti terpantau di Pasar Mardika, Batu Merah, dan Lama, para pedagang sayur menawarkan harga berbagai jenis sayuran produksi petani lokal rata-rata Rp5.000 per ikat. Sayuran petani lokal di antaranya bayam, kangkung potong maupun kangkung cabut, daun singkong, daun melinjo, matel serta sayur paku.

Untuk terung dihargai Rp5.000 per ikat yang berisi empat hingga lima buah. Mentimun dihargai Rp10.000 per empat buah. Untuk pari Rp12.000 per empat buah besar dan labu siam Rp10.000 per tiga buah. Sementara jagung muda manis Rp10.000 per empat buah.

Salah satu pedagang di Pasar Mardika, Jubaida mengatakan, sayur-sayur produksi petani lokal masih murah. Begitu juga sayur yang dipasok dari luar daerah.

"Kalau sayur wortel saya jual Rp25.000 per kilogram (kg), kol Rp15.000, kentang Rp16.000, buncis Rp26.000/Kg. Harga sayuran ini sudah bertahan beberapa hari terakhir ini," ujarnya.

Bertahannya harga sayuran baik produksi petani lokal maupun yang dipasok dari daerah lain disebabkan stok cukup banyak. Pasokan dari sentra produksi juga cukup lancar.

Pembeli yang ditemui di lokasi pasar Mardika, Merry mengatakan, hanya sayur sawi yang mengalami kenaikan.

"Pedagang mengatakan, kenaikan harga sawi akibat tinggi curah hujan. Hujan membuat daun sawi menjadi rusak, makanya arus pemasokan ke pasar juga agak berkurang," katanya.

Merry menambahkan, harga bawang putih di Pasar Ambon ditawarkan pedagang Rp20.000 per kg, sedangkan bawang merah masih bertahan Rp40.000 per kg.


Editor : Umaya Khusniah