Harga Beras di Swalayan dan Pasar Tradisional di Ambon Terpantau Normal

Antara ยท Selasa, 23 Juni 2020 - 14:44 WIT
Harga Beras di Swalayan dan Pasar Tradisional di Ambon Terpantau Normal
Ilustrasi beras. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Harga beras antarpulau di Ambon, Maluku baik di tiga pasar tradisional dan swalayan terpantau normal, Selasa (23/6/2020). Seperti di Pasar Mardika, Lama maupun Batu Merah, para pedagang masih mempertahankan harga jual beras.

"Belum ada perubahan harga beras eceran hingga sekarang ini, dan patokan harga ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan belakangan ini," kata pedagang di Pasar Mardika, Rohim.

Dia mengakui, sebulan yang lalu terjadi kenaikan di tingkat agen pemasok sebesar Rp5.000 hingga Rp8.000 tiap karung. Namun, tidak berpengaruh untuk penjualan eceran.

Beras merek Tawon maupun Bulir Mas dan Padi dijual Rp14.000 per kilogram (kg). Merek Jempol maupun Phinisi Rp13.000 per kg serta beras Bulog Rp11.000 per kg.

Harga beras merek Lumbung Padi Rp280.000 per sak, eceran Rp13.000 per kg. Beras Mawar Rp275.000 per sak, eceran Rp13.500 per kg, beras Super Phinisi Rp300.000 per sak, eceran Rp13.000 per kg.

Harga beras merek MJ ukuran 24 per sak Rp285.000, eceran Rp12.500 per kg. Beras merek Nona Manis Rp280.000 per sak, eceran Rp12.500 per kg. Sementara beras Padi Udang Rp13.000 per kg.

Salah satu pembeli, Mina mengatakan senang dengan kondisi harga beras saat ini. Dia berharap situasi ini terus bertahan.

"Itu harapan dari kami ibu yang selalu berbelanja di pasar, sebab harga barang-barang kebutuhan lain ada yang bergerak naik dan bervariasi walaupun stok terlihat cukup banyak," katanya.


Editor : Umaya Khusniah