Gubernur Malut Kukuhkan 5 Pjs Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Ismail Sangaji ยท Sabtu, 26 September 2020 - 15:56:00 WIT
Gubernur Malut Kukuhkan 5 Pjs Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye
Lima PJS dilantik oleh Gubernur Malut untuk menggantikan 5 pimpinan daerah yang cuti kampanye. (Foto: iNews/Ismail Sangaji)

SOFIFI, iNews.id - Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba melantik lima Penjabat Sementara (Pjs), Sabtu (26/9/2020). Mereka akan menggantikan lima kepala daerah yang menjalani cuti untuk melakukan kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) di Malut.

Kelima Pjs tersebut yakni Kepala Dinas Pertanian, M Rizal Ismail sebagai PJ Bupati Halmahera Barat, Direktus Penaatan, Daerah Otonomi Khusus dan DPOD Kemendagri, Maddaremeng sebagai Pjs Bupati Pulau Taliabu dan Kepala Biro Organisasi Setda Malut, Muhammad Irwanto Ali sebagai Pjs Halmahera Utara.

Selain itu, ada juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Malut, Ansar Dally sebagai Pjs Wali Kota Tidore Kepulauan dan Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Malut, Idham Umasangaji sebagai Pjs Kepulauan Sula.

Pengukuhan lima Pjs ini tertuang dalam surat keputusan Menteri Dalam Negeri 131.82-2998,131.82-2999,131.82-3000,131.82-3001 dan 131,82-3009 tahun 2020 tentang Penujukan Penjabat Sementara Bupati Wali Kota di 5 Daerah di Propinsi Malut.

Dalam surat keputusan tersebut kelima Pjs mempunyai tugas di antaranya memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu juga memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan bupati/wali kota serta menjaga netralitas ASN.

Pjs juga memiliki tugas selaku Ketua Satgas Penaganan Covid-19 serta memperhatikan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Tanggal 17 September 2020 tentang Pembentukan Satuan Gugus Penanganan Covid-19 Daerah.

“Pjs yang diberikan amanah agar menjalankan tugasnya dengan baik serta tidak telibat dalam politik praktis” katanya.

Kasuba juga mengatakan, para Pjs ini merupakan ASN yang menjabat dan bukan dikirim untuk penjabat politik. Mereka harus mengamankan pilkada dan tidak boleh berpihak ke salah satu pihak,

“Para Pjs harus netral dan menjalankan tugas sebaik-baiknya," katanya,

Dia menambahkan, saat ini baru lima penjabat yang dilantik. Sementara, masih ada satu penjabat lagi yang belum di Lantik yaitu Pjs Bupati Halmahera Timur. Ini dikarenakan terkendala dengan administrasi.

“Jika administrasi sudah lengkap, maka langsung akan dilakukan pelantikan" katanya.

Kelima Pjs akan mengambil alih pemerintahan lima daerah untuk sementara waktu. Mereka akan bertugas selama lima bulan lebih atau sampai tanggal 5 Desember 2020.


Editor : Umaya Khusniah