Gempa 7,2 SR di Halmahera Selatan Rusak Puluhan Rumah di 5 Desa, 1 Orang Tewas

Antara, Ismail Sangaji ยท Senin, 15 Juli 2019 - 04:06 WIT
Gempa 7,2 SR di Halmahera Selatan Rusak Puluhan Rumah di 5 Desa, 1 Orang Tewas
Rumah dinas anggota polisi di Halmahera Selatan ambruk akibat diguncang gempa berkekuatan 7,2 SR. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id - Gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Halmahera Selatan, Maluku Utara pukul 14.10 WIB, Minggu (14/7/2019), mengakibatkan puluhan rumah yang tersebar di lima desa rusak parah.

Bencana tersebut juga menewaskan satu orang akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Selain itu, beberapa ruas jalan terbelah.

Hingga dini hari ini, ratusan korban gempa masih mengungsi di beberapa titik terutama di dataran tinggi.

Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba mengungkapkan, ada lima desa yang terdampak gempa bumi 7,2 Skala Richter di mana 20 rumah warga rusak dan seorang warga Gane Luar bernama Aisyah meninggal akibat tertimpa bangunan.

"Saya telah menginstruksikan seluruh kepala wilayah kecamatan di Gane Barat dan Gane Timur dan aparatur pemerintah desa untuk memantau suasana pascagempa," kata dia dari Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan.

Ratusan warga Tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara terdampak gempa 7,2 SR, terutama anak-anak dan ibu-ibu mengungsi di daerah pegunungan (Abdul Fatah).

Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan Jalil Effendi, kerusakan rumah akibat gempa itu di Desa Koititi, Desa Papaceda, Lemo-Lemo (Kecamatan Gane Barat) dan Desa Tabamasa serta Nyonyifi (Kecamatan Bacan Timur),

Berdasarkan laporan, kata Bahrain Kasuba, warga yang terdampak gempa, terutama di Gane Barat dan Gane Luar, telah mengungsi ke berbagai daerah yang lokasinya berada di ketinggian

Pihaknya telah menyiapkan lokasi pengungsian, di antaranya di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Kantor Inspektorat, Kantor PKS, Kodim 1509/Labuha, Kantor DPRD, dan areal Masjid Raya Al-Khairaat.

"Kami akan turun untuk memantau seluruh kondisi yang terdampak gempa 7,2 SR, bahkan pada malam ini, personel TNI telah diterjunkan ke lokasi terdampak gempa," katanya.

Kepala BPBD Maluku Utara Ridwan Saban membenarkan adanya informasi tentang rumah yang rusak akibat gempa itu, namun belum diidentifikasi secara pasti.

Sesuai laporan sementara dari Kades Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, Iswadi Ishak, ada enam rumah rusak ringan dan laporan Kades Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, Eli Saleh, 20 rumah rusak berat dan jalan pemukiman terbelah.


Editor : Kastolani Marzuki