Cuaca Ekstrem di Maluku Utara Dipengaruhi Sirkulasi Eddy

Antara · Senin, 06 Desember 2021 - 16:05:00 WIT
Cuaca Ekstrem di Maluku Utara Dipengaruhi Sirkulasi Eddy
Potensi cuaca ekstrem terjadi di 22 provinsi.(Foto: Ilustrasi/ist)

TERNATE, iNews.id - Cuaca ekstrem di wilayah Maluku Utara dipengaruhi adanya sirkulasi Eddy. Fenomena tersebut berada di wilayah selatan, sehingga membentuk pola konvergensi.

Prakirawan cuaca BMKG Sultan Baabullah Ternate, Satria Kridha Nugraha mengatakan, kondisi ini berdampak pada peningkatan curah hujan sedang hingga lebat pada pagi hingga dini hari.

"Intensitas hujan sedang hingga lebat melanda disertai angin kencang sejumlah wilayah seperti Kota Ternate, Jailolo, SUsupu, Moti, Tidore, Sofifi, Morotai, Kayoa dan sekitarnya," kata Satria di Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (6/12/2021).

Selain itu, suhu udara berkisar antara 22-31 derajat dengan kelembaban udara berkisar antara 70-100 persen. Angin permukaan umumnya bertiup dari arah Barat dengan kecepatan 0,5-40 KM per jam.

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini gelombang dan potensi gelombang tinggi. Antara lain berada di perairan Ternate - Batangdua - Bitung, Perairan Loloda, perairan Morotai, Perairan Gebe, Laut Halmahera serta perairan Timur Halmahera diperkirakan mencapai 2,5 meter.

Sedangkan, gelombang waspada berpotensi terjadi gelombang tinggi signifikan mencapai 2,5 - 4 meter di wilayah perairan Ternate - Batang Dua - Bitung, perairan Morotai,  perairan Loloda, Perairan Barat Halmahera, perairan Utara Halmahera, perairan Timur Halmahera, laut Halmahera dan Samudera Pasifik Utara Halmahera.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: