Cegah Kasus Malaria, Dinkes Taliabu Malut Intensifkan Sosialisasi ke Masyarakat

Antara ยท Senin, 20 Juli 2020 - 08:20 WIB
Cegah Kasus Malaria, Dinkes Taliabu Malut Intensifkan Sosialisasi ke Masyarakat
Ilustrasi nyamuk malaria. (Foto: Istimewa)

TERNATE, iNews.id – Kasus malaria terus meningkat di Maluku Utara (Malut). Dinas Kesehatan (Dinkes) Malut meninsutruksikan jajaran untuk mengintensifkan sosialisasi ke masyarakat sebagai upaya pencegahan penyakit malaria di masa pandemi Covid-19.

"Selain sosialisasi pencegahan Covid-19, tapi juga pencegahan penyakit malaria,” Kadis Kesehatan Pulau Taliabu, Kuraisia Marasaoly, Minggu (19/7/2020).

Dia mengatakan, kasus penyakit malaria terus meningkat setiap hari. Namun kurang dibahas dan diketahui oleh masyarakat.

“Dinkes Pulau Taliabu perlu memprioritaskan pemberantasan malaria di tengah pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Marasaoly mengatakan, pihaknya sudah lakukan sosialisasi ini ke delapan kecamatan yang berada di Taliabu ini. Sebagai tindakan pencegahan, Dinas Kesehatan juga menyalurkan 9.600 lembar kelambu kepada 17 desa yang tersebar di delapan puskesmas.

"Tujuan kami memberikan kelambu ini agar memutus mata rantai malaria dari gigitan nyamuk di Kabupaten Pulau Taliabu dan 17 desa yang kami berikan ini karena pada tahun 2019 itu mereka yang positif malaria," katanya.

Pada tahun 2019 berdasarkan data Dinas Kesehatan Pulau Taliabu mencatat, ada 74 warga positif malaria yang tersebar di delapan kecamatan 17 desa. Pada tahun 2020, saat ini ada 59 warga yang dinyatakan positif malaria. Mereka tersebar di empat puskesmas, yaitu Bobong, Ngele, Lede dan Gela.

"Untuk penderita malaria tahun 2019 itu semua sudah sembuh, dan yang positif malaria tahun 2020 ini sementara dalam tahap penanganan atau tahap pengobatan," katanya.

Dinkes Pulau Taliabu tetap menjalankan Program Kesehatan masyarakat lainnya terutama pemberantasan malaria di seluruh wilayah kecamatan dan desa yang tersebar di Kabupaten Pulau Taliabu.


Editor : Umaya Khusniah