Cakupan Wilayah Luas, Bakamla Zona Maritim Timur Ingin Tambah SPKKL

Antara · Jumat, 27 November 2020 - 20:56:00 WIT
Cakupan Wilayah Luas, Bakamla Zona Maritim Timur Ingin Tambah SPKKL
Kapal Bakamla (dok iNews.id)

AMBON, iNews.id - Bakamla Zona Maritim Timur hingga kini masih kekurangan Stasiun Pemantau dan Keselamatan Laut (SPKKL). Wilayah operasi Bakamla Zona Maritim Timur mencakup lima provinsi, yakni Maluku, Maluku Utara (Malut), NTT, Papua dan Papua Barat.

Direktur Latihan Bakamla RI Zona Maritim Timur Laksamana Pertama, Sandy M Latif mengatakan, pihaknya ingin ada penambahan SPKKL. Nantinya SPKKL akan ditempatkan di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara dan juga di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya.

"Wilayah itu merupakan area terluar Maluku," katanya Jumat (27/11/2020).

Laksamana Pertama Sandy menyampaikan hal itu usai memantau pelatihan perbantuan Search And Rescue (SAR) yang dipusatkan di perairan Teluk Baguala, Kota Ambon, Maluku. Menurutnya, SPKKL yang ada sekarang hanya di Ambon, Tual, Kupang, Merauke, dan Jayapura.

"Penambahan stasiun itu merupakan kewenangan Pusat," katanya.

Editor : Umaya Khusniah

Halaman : 1 2