Bulan Puasa, Harga Bahan Kolak di Ambon Merangkak Naik

Antara ยท Rabu, 29 April 2020 - 15:31:00 WIT
Bulan Puasa, Harga Bahan Kolak di Ambon Merangkak Naik
Ilustrasi buah pisang yang dijual di pasar. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.idHarga beberapa hasil perkebunan yang kerap diolah menjadi sajian takjil bulan Ramadan di Ambon, Provinsi Maluku meroket. Bahan-bahan tersebut di antaranya pisang dan ubi talas. Sementara harga keladi dan singkong terpantau stabil.

Seperti terpantau di Pasar Batu Merah di Ambon, Rabu (29/4/2020), harga pisang raja nangka dan pisang raja molo dipatok mulai dari Rp35.000 hingga Rp50.000 per sisir. Harga ini naik lantaran sebelumnya berkisar Rp20.000 hingga Rp25.000 per sisir, tergantung kualitas buah.

Sedangkan harga pisang abu-abu atau pisang kepuk juga dipatok sama dengan pisang raja. Yang berbeda hanya pisang susu yang dihargai Rp25.000 per tiga sisir.

Salah satu pedagang di Pasar Batu Merah, Erna mengakui harga berbagai jenis pisang yang ditawarkan kepada para pembeli sudah bergerak naik dari yang biasanya.

"Kalau pisang kepuk yang satu sisir terdiri dari 16 buah harganya Rp45.000, ada macam-macam sisir buah pisang, tinggal pembeli melihat dan mau membeli yang mana," ujarnya.

Erna mengatakan pemebli lebih menyukai pisang kepuk untuk membuat kolak. Rata-rata, mereka membeli dua sisir selain membeli singkong dan juga ubi talas.

Dia juga mengakui harga ubi talas juga mengalami kenaikan. Misakl harga ubi talas yang warnanya kuning, biasa dijual Rp20.000 per tumpuk sekarang naik menjadi Rp40.000.

“Meski naik, konsumen tetap membeli,” katanya.

Sedangkan untuk keladi dan singkong, harga masih tetap stabil. Untuk singkong dihargai Rp20.000 hingga Rp 30.000 per tumpuk (enam hingga tujuh buah kecil). Harga keladi masih sama yakni Rp40.000 per tumpuk berisi enam hingga tujuh buah.


Editor : Umaya Khusniah