BPBD Masih Cek Dampak Gempa Laut Banda di Maluku Barat Daya

Antara ยท Kamis, 30 Desember 2021 - 12:35:00 WIT
BPBD Masih Cek Dampak Gempa Laut Banda di Maluku Barat Daya
Gempa bumi terasa hingga Maluku membuat warga panik. (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku masih mengecek dampak gempa dengan magnitudo 7,3 di Kabupaten Maluku Barat Daya. Daerah tersebut berada di dekat pusat gempa.

Gempa terjadi sekitar 132 km arah timur Kota Tiakur, ibu kota Kabupaten Maluku Barat Daya. Belum diketahui pasti kondisi di sana karena jaringan telepon terganggu.

"Jaringan telepon sangat terganggu dan tidak bisa terhubung," kata Henry di Kota Ambon, Kamis (30/12/2021).

Henry juga menghubungi Camat Damer di Kabupaten Maluku Barat Daya untuk meminta keterangan mengenai dampak gempa di wilayah tersebut.

Menurut dia, Camat Damer John Mose masih mengecek dampak gempa di desa-desa yang ada di wilayahnya.

"Nomor kontak para kepala desa di Pulau Damer juga ada, tetapi sangat sulit menghubungi mereka, tidak bisa terkoneksi," kata Henry.

Menurut Jonathan Maalette, seorang warga yang tinggal Pulau Wonreli-Kisar di Kabupaten Maluku Barat Daya, guncangan akibat gempa bumi pada Kamis dini hari terasa sangat kuat di daerah tempat tinggalnya.

"Semua orang yang sementara tertidur dikagetkan dengan guncangan tersebut, sehingga lari berhamburan ke luar rumah dan mencari halaman yang terbuka," kata Jonathan saat dihubungi dari Ambon.

Gempa yang pusatnya berada di laut pada kedalaman 182 km itu getarannya dirasakan di Kota Tiakur pada skala intensitas V-VI MMI, Tepa pada skala IV-V, Saumlaki pada skala IV MMI serta Tual.

Kemudian guncangan terasa di Kupang, Alor, Rote, Malaka, Atambua, dan Sumba pada Skala III-IV MMI. Dampak gempa juga dirasakan hingga di Raja Ampat dan Kota Sorong, Papua Barat, pada skala II MMI.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: