BNPB Tinjau Kondisi Pulau Morotai Pascagempa M7,1

Antara ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 13:42 WIB
BNPB Tinjau Kondisi Pulau Morotai Pascagempa M7,1
Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Okezone)

TERNATE, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau kondisi warga Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut) pascagempa Kamis (4/6/2020) lalu. Akibat gempa dengan magnitudo 7,1 tersebut, sekitar 312 rumah rusak.

Kasi Pemantauan Evaluasi dan Pelaporan Kedaruratan BNPB Pusat, Asep Supriatna mengatakan, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pulau Morotai membuat Kepala BNPB Pusat Doni Manardo memberikan penugasan untuk melakukan kaji cepat atau pemantau dampak bencana tersebut pada Kamis 4 Juni. Hal ini karena usai dari kejadian itu, sering terjadi gempa susulan.

"Kita ditugaskan untuk kaji secara cepat terhadap bencana gempa bumi tersebut, apa saja yang terjadi dan yang dibutuhkan masyarakat, serta apa saja penanganan yang perlu dilakukan. Supaya pemerintah pusat segera mengetahui," katanya Selasa (16/6/2020).

Menurut dia, data dari pusat sudah ada, namun terjadi gempa susulan dengan magnitudo 4,9 SR. Pihaknya harus berangkat ke Kabupaten Pulau Morotai, baik dari jalur laut maupun darat agar bisa melihat dampaknya secara langsung.

"Kami telah berangkat ke Morotai, agar bisa melihat dampaknya secara langsung karena ada gempa susulan M4,9, kalau tidak salah," katanya.

Untuk data pengungsian, pihaknya telah mengusulkan pengiriman tenda. Maka dari itu, harus dilihat secara langsung di lapangan agar bisa diketahui apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak.

"Kami akan berikan data kebutuhan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi dan dinas-dinas terkait, agar bisa menangani bersama," katanya.

BNPB melalui Pemerintah Provinsi Maluku Utara sudah memberi bantuan logistik yang diberikan kepada masyarakat terdampak.

"Kami sudah berikan bantuan melalui Provinsi, dan kebutuhan sudah dilakukan kajian cepat BNPB, berkoordinasi dengan Provinsi Maluku Utara dan Pusat," katanya.


Editor : Umaya Khusniah