BLT Tak Kunjung Cair, Warga Blokir Kantor Desa Bobale Halmahera Utara
TERNATE, iNews.id - Puluhan warga memblokir kantor Desa Bobale, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) Selasa (14/7/2020) pukul 13.00 WIT. Pemblokiran dilakukan karena warga geram, Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dijanjikan belum direalisasikan oleh aparat desa setempat.
Kasubaghumas Polres Halut, Iptu Mansur Basing mengatakan, masyarakat mengaku sebelumnya pada Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), pemdes Bobale menetapkan 47 orang penerima manfaat BLT. Data ini ditolak tegas oleh masyarakat sehingga terjadi penambahan 98 orang.
“Sehingga totalnya menjadi 145 penerima manfaat. Sayangnya, sampai saat ini masyarakat belum menerima BLT yang dimaksudkan," katanya, Selasa (14/7/2020).
Mansur mengatakan usai aksi pemblokiran, Kapolsek Kao, Iptu Novi Setyawan; Kapolsubsektor Kao Utara, Ipda Tantje Norman bersama tiga personel Polsek Kao langsung menuju ke Pulau Bobale untuk bertemu dengan kades. Mereka akan berkoordinasi menyangkut dengan pemalangan kantor desa tersebut.
Selang beberapa waktu, masyarakat yang melakukan aksi langsung dikumpulkan di rumah kades. Mereka diminta untuk memberikan keterangan.
"Mendengar penyampaian masyarakat, kapolsek langsung memberikan pemahaman kepada warga terkait mekanisme pencairan BLT. Kapolsek berhasil membujuk warga sehingga palang kayu balok dibuka kembali," ujar Mansur.
Sebelumnya, sejumlah warga di berbagai kabupaten di Malut mengeluhkan adanya pemotongan dana BLT. Salah satunya di Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan. Warga mengaku saat pencairan ketiga, bantuan yang diterima tidak sebesar saat tahap I dan II.
Editor: Umaya Khusniah