Belum Punya Fasilitas Memadai, RSJ Sofifi Tak Terima Pasien Rawat Inap

Antara ยท Rabu, 19 Agustus 2020 - 11:57:00 WIT
Belum Punya Fasilitas Memadai, RSJ Sofifi Tak Terima Pasien Rawat Inap
Ilustrasi gangguan kejiwaan. (Foto: Istimewa)

TERNATE, iNews.id - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi, Maluku Utara (Malut) belum dapat memberikan layanan rawat inap untuk pasien pada hari pertama beroperasi. Hal ini lantaran berbagai fasilitas pendukung belum cukup tersedia.

"Sudah ada tiga pasien melakukan konsul ke RSJ, tetapi manajemen belum bisa melakukan rawat inap karena masih terbatas dan belum tersedia berbagai fasilitas pendukung," kata Direktur RSJ Sofifi, dr Muhammad Alhabsyi, Selasa (18/8/2020).

Meski demikian, dia mengatakan dalam beberapa waktu ke depan, manajemen akan mengusahakan dibukanya pelayanan rawat inap. Sementara sesuai data dari puskesmas, kurang lebih ada 100 pasien kejiwaan yang akan berkonsultasi ke spesialis kedokteran jiwa di RSJ Sofifi.

"Untuk schizophrenia dan psikosis saja terdapat hampir 1.987 kasus. Belum lagi untuk kasus-kasus kejiwaan yang lain," katanya.

Dalam menangani seseorang yang mengalami gangguan mental, harus ada pemeriksaan medis terlebih dahulu. Dia meminta masyarakat tidak memvonis seseorang terkena penyakit kejiwaan sebelum diperiksa oleh ahli.

Sementara itu, spesialis kesehatan jiwa, dr Yazzid Mahri mengatakan, pada hari pertama pemeriksaan di RSJ Sofifi, ditemukan kasus langka herediter atau secara garis keturunan.

"Pasien merupakan kembar identik monozigot, dimana angka faktor muncul dan berkembang untuk penderita skizofrenia sebesarr 50-80 persen, tergantung faktor pemicu atau stressor dengan rata-rata angka kegiatan muncul 56 persen," katanya.

Dia mengatakan, angka ini cukup menjadi perhatian serius dalam dunia kedokteran jiwa. Kembar identik terbentuk dari satu zigot yang membelah menjadi dua embrio, sehingga kembar ini disebut monozigot dimana memiliki ciri fisik yang sama dan memiliki genetik yang sama (DNA).

Editor : Umaya Khusniah