Bakti Kesehatan, 27 Warga Malut Jalani Operasi Bibir Sumbing Tanpa Dipungut Biaya

Antara ยท Sabtu, 15 Agustus 2020 - 17:10:00 WIT
Bakti Kesehatan, 27 Warga Malut Jalani Operasi Bibir Sumbing Tanpa Dipungut Biaya
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Rikwanto bersama anak-anak yang ikut dalam bakti kesehatan operasi celah bibir dan celah langit-langit. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id - Sebanyak 27 orang warga Maluku Utara (Malut) menjalani operasi bibir sumbing gratis. Operasi ini difasilitasi Kepolisian Daerah (Polda) Malut melalui Biddokkes.

Kegiatan bakti kesehatan operasi celah bibir dan celah langit-langit diselenggarakan sekaligus peresmian Gedung Poliklinik Polres Ternate.

"Jumlah peserta yang mendaftar operasi celah bibir dan langit-langit ini ada 41 orang. Yang hadir dalam kegiatan pembukaan bakti kesehatan berjumlah 31 orang. Namun yang lolos skrining 27 orang," kata Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Rikhwanto di Ternate, Sabtu (15/8/2020).

Menurut kapolda, saat ini masih banyak orang yang kurang beruntung, dan masih ada anak yang dilahirkan dengan sedikit kelainan. Kondisi tersebut berpengaruh bagi masa depan, termasuk dalam berkomunikasi sosial maupun karirnya.

Untuk itu, dengan kehadiran Smile Train yang menggandeng Biddokkes Polda Malut ini membawa angin segar bagi masyarakat yang memiliki putra atau putri menderita celah bibir langit-langit. Diharapkan mereka menjadi lebih percaya diri dan diyakini masa depannya bisa lebih baik.

Dia mengatakan, penderita celah bibir dan langit-langit memiliki gangguan komunikasi dalam keseharian. Selain itu, kondisi ini bisa menjadikan pasien rendah diri dan tidak berani tampil di tengah masyarakat.

"Mumpung masih anak-anak, mereka belum paham betul tentang efek psikologinya. Untuk itu dari kecil kita lakukan perbaikan-perbaikan, agar ke depannya dia bisa menyesuaikan di lingkungan dan beradaptasi dengan baik," kata kapolda.

Kegiatan ini dibuka oleh Kapolda Malut, Irjen Pol Drs Rikwanto dan dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Lukas Akbar Abriari. Hadir pula Badan Amal Internasional untuk anak-anak yang memberikan operasi perbaikan bibir sumbing gratis, serta perawatan komperhensif kepada anak-anak di lebih 85 negara. Petugas Smile Train berjumlah sembilan orang yang diketuai oleh dr Agus Santoso Budi.

Editor : Umaya Khusniah