Angka Kematian Meningkat, Ambon Kembali Zona Merah

Antara · Rabu, 07 Juli 2021 - 17:09:00 WIT
Angka Kematian Meningkat, Ambon Kembali Zona Merah
Petugas Satgas hendak memakamkan jenasah seorang perempuan berusia 80 tahun yang meninggal karena terpapar Covid-19, di TPU khusus Desa Hunuth, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Sabtu (3/7/2021). Foto: Antara/Jimmy Ayal

AMBON, iNews.id - Kota Ambon, Maluku, kembali menjadi zona merah. Pasalnya terjadi peningkatan kasus kematian selama sepekan terakhir yang membuat Ambon mengalami penurunan  skor menjadi 1,7.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Maluku, Adonya Rerung, mengatakan, pada pekan lalu Ambon masih menjadi zona oranye dengan skor 1,83. Selain Ambon, tiga kabupaten yakni, Maluku Tengah, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kepulauan Aru juga beralih status dari kuning menjadi zona oranye.

"Di Maluku saat ini hanya dua daerah yang berstatus zona hijau yakni Seram Bagian Timur (SBT) dengan nilai 2,71 dan Maluku Barat Daya (MBD) skor 2,46," kata Adonya, Rabu (7/7/2021).

Adonya memaparkan, jumlah kasus positif harian di Maluku, terutama Kota Ambon, Kepulauan Aru dan Maluku Tengah, terus meningkat. Pada Selasa (6/7/2021) tercatat 252 orang dari tiga daerah tersebut dinyatakan positif.

Kota Ambon mencatat kasus positif terbanyak pada Selasa  yakni 125 orang, diikuti Kepulauan Aru 111 kasus dan Maluku Tengah 16 orang. Sedangkan pasien sembuh pada Selasa (6/7/2021) hanya bertambah delapan orang dari Kabupaten Kepulauan Aru.

Sementara empat daerah lain di Maluku masih berstatus zona kuning. Daerah-daerah tersebut yakni Maluku Tenggara dengan skor 2,54, Pulau Buru (2,59), Seram Bagian Barat (2,59) dan Kabupaten Buru Selatan (2,5).

"Secara umum Provinsi Maluku berstatus terdampak dengan risiko sedang atau zona oranye dengan skor 1,88. Mudah-mudahan kasus kematiannya dan keterpaparan cirus corona dapat terus ditekan, sehingga bisa turun ke zona kuning," kata Adonya.

Editor : Erwin C Sihombing