5 Peninggalan Kerajaan Ternate, Unik Rambut Mahkota Sultan Bisa Bertambah Panjang

Sintia Putri Balqis · Kamis, 22 September 2022 - 13:35:00 WIT
5 Peninggalan Kerajaan Ternate, Unik Rambut Mahkota Sultan Bisa Bertambah Panjang
Peninggalan kerajaan Ternate, salah satunya Masjid Kesultanan Ternate. (Foto: Antara).

TERNATE, iNews.id – Peninggalan kerajaan Ternate, sebagai kerajaan Islam yang masih berdiri hingga saat ini memiliki cerita menarik dan unik. Peninggalan yang ada hingga kini, merupakan catatan sejarah dari peninggalan kerajaan tersebut.

Kerajaan Ternate merupakan salah satu kerajaan Islam tertua di Indonesia. Lantas, apa saja peninggalan dari kerajaan ini? Yuk simak.

Berikut deretan peninggalan Kerajaan Ternate:

1. Masjid Sultan Ternate

Merupakan masjid yang berada di daerah perlintasan Sultan Khairun, Kelurahan Soa Sio, Kecamatan Ternate Utara, Ternate. Masjid ini menjadi bukti adanya Kesultanan Islam pertama di Indonesia bagian timur. 

Kesultanan Ternate mulai menganut Islam sejak raja ke-18, yaitu Kolano Marhum. Lalu Ternate semakin memantapkan Kesultanan Islamnya pada masa kejayaan Zainal Abidin, putra Kolano. 

Pada zaman Zainal Abidin, dia mengganti Kolamo menjadi Sultan. Kemudian dia menetapkan Islam sebagai agama resmi kerajaan, serta memberlakukan syariat Islam.

Masjid Sultan Ternate juga diperkirakan telah dirintis pada masa kejayaan Sultan Zainal Abidin. Namun, ada pula pendapat lain yang mengatakan, masjid ini berdiri pada awal abad ke-17. Saat ini, belum ada angka pasti kapan masjid tersebut didirikan. 

Sebagai Kesultanan Islam, Masjid Sultan Ternate dibangun dekat dengan Kedaton Sultan Ternate. Posisi Masjid berkaitan dengan peran masjid dalam kehidupan beragama di Kesultanan Ternate. Banyak tradisi dan ritual keagamaan yang dilakukan di masjid tersebut. 

2. Kedaton Sultan Ternate

Dibangun pada 24 November 1813 oleh Sultan Muhammad Ali. Bangunan yang tampak menyerupai singa duduk yang kokoh ini memiliki luas bangunan 1.500 meter persegi dan luas 1,5 hektare. 

3. Mahkota Sultan

Banyak hal menarik dan unik dalam kedaton ini, salah satunya Mahkota Sultan. Konon, Mahkota tersebut memiliki rambut yang dapat tumbuh setiap saat. 

Untuk mencukur rambut ini, diperlukan upacara yang bernama Istampa. Upacara dilakukan satu tahun sekali pada hari raya Idul Adha. 

Diperkirakan sudah berumur 500 tahun, Mahkota ini sudah ada sejak Sultan Ternate pertama. Selain Mahkota Sultan, ada pula peninggalan lain, berupa pakaian kebesaran Kesultanan, foto-foto Sultan yang pernah memimpin Kesultanan Ternate juga dapat dilihat. Selain itu, singgasana Sultan juga terdapat di bagian dalam.

Kedaton ini merupakan properti milik Keluarga Kesultanan Ternate, namun pada 1981 pengelolaan bangunan berada di pengawasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ternate. Hal ini dilakukan karena Kedaton Ternate merupakan salah satu istana kerajaan tertua yang ada di Indonesia. 

4. Benteng Tolukko

Peninggalan Kerajaan Ternate lainnya, yaitu Benteng Tolukko. Benteng ini merupakan salah satu benteng yang menyimpan kisah perjalanan Ternate. Hingga kini, Benteng Tolukko masih berdiri kokoh. 

Benteng tersebut terletak di Kelurahan Sangaji, Ternate Utara, tepatnya di atas bukit batu. Nama ‘Tolukko’ yang ada di Benteng  menyimpan cerita menarik. 

Ada kisah menyebutkan, namanya digunakan sejak Kaicil Tolukko, Sultan Ternate memerintah pada 1692. Namun, ada pula sumber lain yang menyebutkan, Benteng tersebut merupakan modifikasi penyebutan nama asli benteng bernama Benteng Santo Lucas. 

Tak jelasnya melafalkan Santo Lucas, sehingga masyarakat asli Ternate menyebutnya dengan Tolukko. 

5. Makam Sultan Baabullah

Sultan Baabullah merupakan Sultan Ternate ke-24 dijuluki penguasa 72 negeri. Berkat kesuksesannya, dia berhasil terkenang dengan indah dalam sejarah Kesultanan Ternate. 

Makam Sultan Baabullah berada di Puncak Bukit Foramadiahi, kampung tertinggi dan tertua di Ternate. Untuk menuju ke makan Sultan Baabullah, harus mendaki kaki Gunung Gamalama sejauh 1 km. 

Sultan Baabullah dimakamkan di bawah Pohon Momo yang sangat besar. Masyarakat menyebut pohon itu dengan nama ‘pohon dara’. Makam Sultan Baabullah berbau dupa bercampur pandan. 

Inilah deretan peninggalan kerajaan Ternate. Peninggalan kerajaan yang menjadi bukti perjalanan Kesultanan Ternate. Menarik untuk dikunjungi.

Editor : Kurnia Illahi

Bagikan Artikel: