39 Kasus DBD di Ambon sejak Januari hingga Juli, Dinkes Giatkan Upaya Pencegahan

Antara ยท Sabtu, 18 Juli 2020 - 10:18 WIT
39 Kasus DBD di Ambon sejak Januari hingga Juli, Dinkes Giatkan Upaya Pencegahan
Ilustrasi DBD. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Sebanyak 39 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di Ambon, Maluku sejak Januari hingga Juli 2020. Tiga di antaranya meniggal dunia. Jumlah ini lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Tahun 2019 mencapai 100 kasus dengan dua di antaranya meninggal dunia," kata Kepala dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, di Ambon, Jumat (17/7/2020).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya menekan angka kasus, apalahi dalam kondisi pandemi Covid-19. Namun demikian, upaya pecegahan DBD tetap membutuhkan partisipasi masyarakat.

Mereka diimbau untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan 3M Plus agar terhindar dari penyakit tersebut. 3 M plus yakni mengubur, menguras, menutup, dan menimbun.

"Gerakan 3M plus merupakan gerakan bersama menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal masyarakat, agar terhindar dari perkembangbiakan nyamuk penyebar penyakit DBD," katanya.

Selain itu, beberapa langkah yang dilakukan Dinkes Ambon di antaranya mengintensifkan pengasapan di sejumlah lingkungan rawan endemik DBD. Di wilayah tersebut sudah terdapat kasus positif DBD dan telah dilakukan penyelidikan epidemiologi (PE).

“Pengasapan dilakukan seiring dengan intensitas hujan yang meningkat di seluruh kawasan Kota Ambon, terutama di beberapa kawasan yang rawan penyebaran DBD,” katanya.

Upaya lain yakni menggiatkan abatesasi secara gratis kepada masyarakat. Warga dapat memperoleh abate di puskesmas terdekat.

Sementara itu, sejumlah wilayah di Kota Ambon yang rawan endemik DBD di antaranya Kayu Putih, Lateri, Bentas, Hative Kecil, dan Passo.


Editor : Umaya Khusniah