3 Hari Dilaporkan Hilang, Seorang Nelayan Ditemukan Terdampar di Pulau Seram

Antara ยท Selasa, 20 Juli 2021 - 18:51:00 WIT
3 Hari Dilaporkan Hilang, Seorang Nelayan Ditemukan Terdampar di Pulau Seram
Tim SAR menghentikan pencarian seorang nelayan asal Pulau Nusalaut, Selasa (20/7/2021). Nelayan tersebut ditemukan selamat dan terdampar di perairan Desa Haya, Pulau Seram, Maluku Tengah. Foto: Antara/Daniel Leonard

AMBON, iNews.id - Tim SAR menghentikan pencarian nelayan asal Pulau Nusalaut, Dominggus Sialila (55) yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (17/7/2021). Pencarian dihentikan karena tim telah menerima informasi Dominggus ditemukan terdampar di Perairan Desa Haya, Pulau Seram, Selasa (20/7/2021).

"Korban ditemukan sekitar pukul 12:26 WIT, sekitar 10 NM di perairan laut Haya dan dievakuasi ke Dusun Sapulesi, Negeri Tehoru, Malteng, dalam keadaan selamat," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Mustari.

Mustari menyebutkan, korban dalam kondisi lemas. Dominggus dilaporkan hilang oleh pihak keluarga karena tidak kembali sejak pergi melaut pada pukul 08:00 WIT. 

"Meskipun dalam kondisi lemas, korban ditemukan selamat oleh nelayan di Desa Haya," kata dia.

Ditemukannya korban oleh nelayan Desa Haya setelah Kantor Basarnas Ambon menerima informasi dari keluarga korban bernama Teis Sialia. Menurut Mustari, awalnya regu penyelamat yang melakukan operasi SAR hari kedua sejak pukul 07:30 WIT dengan menyisir perairan ke arah barat dan barat daya hingga pukul 13:00 WIT, namun belum membuahkan hasil.

Mustari menambahkan, Tim SAR saat ini juga masih melakukan pencarian terhadap Damra Litiloly yang dilaporkan hilang sejak tanggal 17 Juli 2021. Nelayan tersebut awalnya menuju arah rumpon di sekitar perairan Desa Wailihang pada tanggal 17 Juli 2021 sekitar pukul 15:00 WIT, namun sampai saat ini belum diketahui nasibnya.

"Di Hari Raya Idul Adha ini tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap pria 65 tahun tersebut dengan menggunakan RIB 03 mulai pukul 09:30 WIT, tim bertolak menuju LKK sesuai dengan rencana operasi pencarian hari kedua," ujar Mustari.

Editor : Erwin C Sihombing