13 Rumah di Halmahera Utara Terdampak Gempa, 3 di Antaranya Rusak Berat

Antara ยท Selasa, 09 Juni 2020 - 00:09:00 WIT
13 Rumah di Halmahera Utara Terdampak Gempa, 3 di Antaranya Rusak Berat
Salah satu rumah warga yang rusak akibat terjangan gempa di Malut. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id - Belasan rumah di Kecamatan Loloda, Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) rusak akibat gempa dengan magnitudo 7,1 akhir pekan lalu. Belasan rumah tersebut dikategorikan rusak ringan dan berat.

Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara mencatat belasan rumah mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang wilayah utara Malut berkekuatan mangnitudo 7.1 pada akhir pekan.

"Dari data BPBD Halut, ada 13 unit rumah rusak dan satu fasilitas kesehatan Polindes Worimoi juga rusak berat," kata Kepala BPBD Halut, Abner Manery Senin (8/6/2020).

Menurut rumah yang mengalami rusak ringan ada 10 unit, sedangkan rusak berat ada tiga unit. Selain itu, tidak sedikit perabotan atau alat rumah tangga berupa piring, gelas dan lemari hancur karena roboh ke tanah.

"BPBD saat ini masih data lagi, kemungkinannya ada penambahan rumah rusak di wilayah Kecamatan Loloda Utara atau Lokep. Sebab, di desa lain belum ada jaringan telepon untuk bisa komunikasi dengan kepala desa di wilayah tersebut dan sulitnya akses komunikasi dan transportasi ke daerah tersebut," ujar Abman.

Terkait dengan penggantian kerusakan, dirinya mengatakan akan menggunakan dana tanggap darurat. "Dengan demikian, para kades diminta membuat semacam proposal untuk mengganti kerusakan rumah warga," katanya.

Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 17.49 WIT dan tidak berpotensi tsunami. Lokasi terjadinya gempa di 2.83 LU, 128.11 BT. Pusat gempa ini berada di 89 kilometer Barat Laut Daruba, dengan kedalaman 112 kilometer.

Editor : Umaya Khusniah