120 Tenaga Kesehatan Khusus Covid-19 Siap Layani Pasien di RSUP dr J Leimena Ambon

Antara ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 14:31 WIB
120 Tenaga Kesehatan Khusus Covid-19 Siap Layani Pasien di RSUP dr J Leimena Ambon
Ilustrasi tenaga medis. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Sebanyak 120 tenaga kesehatan telah disiapkan khusus untuk hanya melayani pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Johannes Leimena di Wailela, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku. Mereka dijadwalkan akan mulai melayani pasien mulai 26 Mei 2020.

Dirut RSUP dr Johannes Leimena, Celestinus Munthe mengatakan, ratusan tenaga kesehatan ini telah menjalani pelatihan, mengikuti tes cepat (rapid test) dan karantina sebelum melaksanakan pelayanan. Mereka direkrut dari rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta di jajaran Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon.

“Mereka memiliki masa tugas sebulan dengan satu tim 30 orang, selanjutnya selama melaksanakan pelayanan menjalani karantina di RSUP,” katanya, Rabu (20/5/2020).

Dia mengatakan, sarana dan prasarana telah disiapkan, termasuk 200 tempat tidur dan 21 ventilator. Jadi setiap pasien Covid-19 yang masuk RSUP Johannes Leimena tidak dipungut biaya apa pun.

Sekda Maluku, Kasrul Selang yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku mengatakan, pengoperasian RSUP Johannes Leimena dimatangkan dengan Kadis Kesehatan setempat, Meikyal Pontoh, para Dirut rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta serta para dokter spesialis.

"Kami matangkan pengoperasian agar saat pelaksanaan pelayanan bisa ditangani secara profesional," ujarnya.

Kadis Kesehatan Maluku, Meikyal Pontoh, mengatakan, rekrutmen tenaga kesehatan dari rumah sakit di Kota Ambon tidak menghambat pelayanan terhadap pasien Covid-19 maupun umum, karena telah dikaji secara matang.

"Dipastikan tidak menghambat pelayanan kesehatan di rumah sakit lainnya, karena telah diperhitungkan secara matang kebutuhan tenaga medis," katanya.

Meikyal memprakirakan kemungkinan jumlah pasien Covied-19 masih akan bertambah. Masyarakat dinilai belum menerapkan protokol pencegahan virus corona.

"Kurangi keluar rumah jika tidak ada keperluan penting, gunakan masker saat di luar rumah, rajin cuci tangan serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga," katanya.


Editor : Umaya Khusniah