Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina. (Foto: Antara).
Antara

AMBON, iNews.id - Maskas Besar (Mabes) TNI Angkatan Laut (AL) akan membangun pangkalan atau Lanal di Kabupaten Maluku Barat Daya. Lokasi tersebut merupakan wilayah perbatasan dengan negara tetangga Timor Leste.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina mengatakan, pembangunan Lanal di Maluku Barat Daya untuk mendukung tugas TNI AL dalam membangun kekuatan sistem senjata armada terpadu dalam mewujudkan TNI AL yang andal, disegani dan berkelas dunia.

"Khusus Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, akan dibangun dan dioperasikan Lanal dalam waktu dekat," ujar Said dalam keterangannya dikutip, Selasa (29/11/2022).

Selain itu, kata dia kehadiran Lanal di Pulau Moa juga bertujuan merespons perkembangan strategis untuk mengamankan wilayah perairan di Provinsi Maluku. Tingkat kerawanan di laut di wilayah tersebut dinilai cukup tinggi karena berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste dan Australia.

Menurutnya, letak geografis wilayah Maluku yang sebagian besar merupakan laut memerlukan sarana prasarana alutsista TNI.  Khususnya, kata dia TNI AL yang memadai dan mampu menjaga kedaulatan wilayah secara bersama.

Dia mengungkapkan, laporan yang diterima dari masyarakat maupun kapal-kapal nelayan serta fakta yang ditemukan di lapangan, ternyata hampir di seluruh wilayah perairan Maluku banyak potensi kerawanan, terutama penangkapan ikan secara ilegal yang sering terjadi.

"Banyak kasus yang selama ini kita temukan, seperti illegal fishing di wilayah perbatasan, termasuk pelanggaran penyelundupan perikanan dan sebagainya sehingga ini menjadi perhatian TNI AL untuk mengatasinya," katanya.

Selain itu dia juga berharap pembentukan Lanal di Pulau Moa, Maluku Barat Daya, akan lebih meningkatkan pengawasan wilayah perairan Maluku, terutama di perbatasan dengan negara tetangga, sekaligus mengurangi tingkat kriminalitas dan kejahatan yang terjadi di laut.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT