Ilustrasi Basarnas Ambon cari korban longboat tenggelam. (Foto: Antara)
Antara

AMBON, iNews.id - Kecelakaan laut terjadi di wilayah perairan antara Pulau Bam dan Teor di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku. Kapal cepat longboat berpenumpang 13 orang tenggelam sejak Rabu (23/3/2022).

Dalam proses pencarian, Basarnas Ambon mengerahkan pesawat dan kapal untuk mencari delapan dari 13 korban yang hilang.

Kepala Kantor Basarnas Ambon Mustari mengatakan, satu pesawat terbang milik pengawas perikanan dikerahkan untuk memantau lokasi kecelakaan kapal dari udara.

"Kami juga mengerahkan KN SAR Abimanyu dan Kapal Angkatan Laut Panana milik Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX Ambon menuju ke lokasi kejadian kecelakaan untuk mendukung upaya pencarian," ujarnya, Jumat (25/3/2022).

Selain itu, ada Kapal Patroli (KP) Paus milik pengawas perikanan yang digunakan untuk membantu operasi pencarian di wilayah perairan Pulau Baam dan Pulau Teor.

Mustari menjelaskan, tim Pos SAR Tual melakukan upaya pencarian dari udara menggunakan pesawat ATR 42-300 PK-YRE milik Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tual.

"Unit SAR II mencari menggunakan KP Paus. Kemudian unit SAR III dengan KN SAR Abimanyu menuju ke Pulau Teor untuk melaksanakan operasi SAR," katanya.

Diketahui, kapal cepat yang temggelam ini digunakan Camat Teor bersama enam pegawai Inspektorat dan Bappeda Kabupaten SBT serta enam warga. Kecelakaan terjadi saat kapal cepat melakukan perjalanan dari Desa Tanah Baru di Kecamatan Kasui Watebula menuju Kecamatan Teor.

Lima penumpang kapal termasuk Camat Teor Indah Adhayati Rumakway selamat dari kecelakaan tersebut. Sementara delapan orang lainnya masih dalam pencarian. 

"Semoga hari ini tim SAR gabungan bisa cepat menemukan tanda-tanda keberadaan korban dan bisa segera dievakuasi dalam keadaan selamat," kata Mustari.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT