HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, meletus, Rabu (25/2/2026) pukul 06.25 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai ± 600 meter di atas puncak (mdpl).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Secara keseluruhan, tinggi kolom abu tercatat berada di ketinggian ±1.925 mdpl.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi Gunung Ibu ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 1 menit 5 detik," tulis PVMBG dikutip Rabu (25/2/2026).
Saat ini Gunung Ibu berada pada Status Level II Waspada. PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat dan pengunjung.
Masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Selain itu, terdapat perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara.
PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan kacamata jika terjadi hujan abu. Langkah ini penting untuk melindungi saluran pernapasan dan mata dari paparan abu vulkanis.
"Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah," tulis PVMBG.
Hingga laporan ini disampaikan, belum ada informasi mengenai dampak kerusakan akibat erupsi Gunung Ibu tersebut. Aktivitas gunung api terus dipantau secara intensif oleh petugas pengamatan.
Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap potensi aktivitas lanjutan. Informasi resmi terkait Gunung Ibu erupsi akan terus diperbarui sesuai perkembangan pemantauan PVMBG.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait