HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu meletus pada Selasa (14/7/2026) pukul 10.22 WIT. Letusan menyemburkan kolom abu setinggi sekitar 500 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ibu, Darsono Haji Muhammad Nur, kolom abu mencapai ketinggian sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dengan abu vulkanis bergerak ke arah timur laut dari puncak gunung.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Selasa, 14 Juli 2026, pukul 10:22 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 500 meter di atas puncak," ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter. Aktivitas letusan berlangsung selama 53 detik.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu. Larangan aktivitas juga berlaku pada perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Masyarakat diminta mematuhi batas aman tersebut karena kawasan di sekitar kawah berpotensi terdampak material letusan. Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri memasuki zona yang telah direkomendasikan untuk dikosongkan.
PVMBG mengimbau masyarakat menggunakan masker apabila terjadi hujan abu. Pelindung hidung dan mulut diperlukan untuk mengurangi risiko menghirup abu vulkanis. Warga yang beraktivitas di luar rumah juga disarankan memakai kacamata untuk melindungi mata dari paparan abu.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait