HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu erupsi pada Senin (23/2/2026) pukul 07.14 WIT. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 400 meter di atas puncak.
Informasi ini disampaikan petugas pengamatan gunung api, M Richard Chaniago. Erupsi Gunung Ibu tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 48 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Senin, 23 Februari 2026, pukul 07:14 WIT tinggi kolom abu teramati ± 400 meter di atas puncak," tulisnya dalam laporan Badan Geologi dikutip Selasa (23/2/2026).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Ketinggian kolom letusan mencapai ±1.725 meter di atas permukaan laut.
Seiring erupsi Gunung Ibu, masyarakat di sekitar kawasan diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Selain itu, terdapat perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Jika terjadi hujan abu, warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker dan kacamata. Langkah ini penting untuk melindungi saluran pernapasan dan mata dari paparan abu vulkanis.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait