HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Jumat (7/8/2026) pukul 14.32 WIT. Letusan menyemburkan kolom abu setinggi sekitar 600 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Darsono Haji Muhammad Nur, kolom letusan mencapai ketinggian sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Jumat, 07 Agustus 2026, pukul 14:32 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 600 meter di atas puncak," tulis PVMBG dikutip Jumat (7/8/2026).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang. Arah abu vulkanis bergerak ke utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Aktivitas erupsi tersebut juga terekam pada seismograf. Letusan memiliki amplitudo maksimum 28 milimeter dengan durasi sekitar 60 detik.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait erupsi Gunung Ibu. Masyarakat sekitar gunung serta pengunjung dan wisatawan diminta mematuhi batas aman.
Warga dilarang beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Larangan juga berlaku pada perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah saat terjadi hujan abu disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut berupa masker. Warga juga dianjurkan memakai kacamata untuk melindungi mata dari abu vulkanis.
PVMBG juga meminta seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi bohong maupun terpancing isu yang tidak jelas sumbernya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait